Search

Rethinking Plastic: Recycled Plastic Products & Business Opportunities from Indonesia

  Dengarkan Berita Ini


Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi memberikan sambutan daring pada acara “Rethinking Plastic: Recycled Plastic Products & Business Opportunities from Indonesia” yang dilaksanakan secara hybrid di Indonesia House Amsterdam, pada hari Kamis, (7 Mei). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Atase Perdagangan Den Haag ini merupakan business matching interaktif dalam bentuk dialog dan networking yang mempertemukan pelaku usaha, sustainability consultants, circular economy initiatives, manufacturers, serta stakeholders terkait di Belanda. Dalam kegiatan ini didiskusikan peluang kerja sama bisnis, sustainable sourcing, serta pengembangan kemitraan di sektor recycled plastic products dan circular economy. Deputy Chief off Mission Indonesia Embassy in the Hague, Mariska Dwianti Dhanutirto menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi forum diskusi yang produktif, mempererat koneksi antar pelaku usaha, serta membuka peluang kerja sama bisnis antara Indonesia dan mitra internasional. Dalam sambutannya, Dirjen Puntodewi menyampaikan mengenai transisi strategis Indonesia menuju ekonomi sirkular melalui penguatan industri daur ulang plastik yang berkelanjutan. Disampaikan pula, bahwa dengan nilai ekspor plastik dan produk plastik yang mencapai USD 1,81 miliar pada tahun 2025, Indonesia memposisikan diri sebagai mitra global yang andal dalam penyediaan material ramah lingkungan seperti PET, HDPE, dan PP. Dirjen PEN juga mengundang kolaborasi bisnis internasional lebih lanjut melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2026. Pada kesempatan ini, PT Pelita Mekar Semesta berkesempatan mempresentasikan profilnya kepada sejumlah undangan yang hadir. Peserta pada Plastic Recycle Show Europe (PRSE) 2026 di RAI Amsterdam tanggal 5-6 Mei ini adalah manufaktur dan prosusen daur ulang plastik terintegrasi yang berfokus pada pengembangan ekonomi sirkular dan solusi plastik berkelanjutan. Perusahaan melakukan pengelolaan proses daur ulang secara menyeluruh mulai dari pengumpulan, pemilahan, pencucian, penghancuran, hingga produksi produk plastik bernilai tambah. Ajang business matching ini menjadi sarana promosi industri plastik nasional sekaligus forum strategis untuk bertukar informasi mengenai tren pasar dan inovasi berkelanjutan di Eropa guna memperkuat daya saing ekspor Indonesia. Inisiatif ini diharapkan mampu memperluas pangsa pasar global serta mendorong transformasi industri dalam aspek keberlanjutan dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi terkini.