Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi menerima audiensi dari Executive Director International Pepper Community (IPC), Marina Novira Anggraini di Kantor Kemendag pada Selasa (26 Mei). Dalam pertemuandibahas potensi sinergi dan kolaborasi dalam mengembangkan produk lada Indonesia. Dengan Keketuaan Indonesia pada IPC 2026, Indonesia memiliki peluang strategis untuk memperkuat posisi globalnya tidak hanya sebagai produsen namun juga sebagai agenda setter industri rempah. Dirjen Puntodewi menyambut baik inisiasi kolaborasi yang bisa dikerjasamakan bersama dengan IPC, terutama momentum Keketuaan Indonesia pada IPC. Beberapa kolaborasi strategis diantaranya dalam mendorong pengembangan produk lada yang bernilai tambah, promosi pada TEI 2026, dan juga kolaborasi dalam Desa Bisa Ekspor. IPC merupakan organisasi antar pemerintah negara-negara produsen lada yang berperan sebagai platform kerja sama internasional mencakup aktivitas market intelligence, quality harmonization, technical cooperation dan promotion & international outreach. Turut Hadir dalam kegiatan ini Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid.

