Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini menghadiri pertemuan bilateral dengan Ministry of Commerce RRT di Beijing, pada Kamis (2 April). Pertemuan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok. Pertemuan turut dihadiri oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia serta Wakil Duta Besar Republik Indonesia di Beijing. Indonesia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan ekspor ke pasar Tiongkok, khususnya pada sektor pertanian, perikanan, dan makanan olahan. Langkah ini sejalan dengan strategi diversifikasi pasar ekspor dan peningkatan nilai tambah produk nasional. Indonesia juga mengundang Ministry of Commerce RRT untuk hadir di Paviliun Indonesia pada China International Import Expo dan SIAL Shanghai, serta mendorong pemanfaatan platform digital dan e-commerce guna memperluas akses pasar. Selain itu, Indonesia menginformasikan bahwa protokol akses pasar durian segar saat ini masih dalam⁷ proses peninjauan dan diharapkan segera diselesaikan, sehingga dapat membuka peluang ekspor baru yang signifikan. Indonesia juga mengundang perwakilan pemerintah dan delegasi pelaku usaha Tiongkok untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2026 pada 14–18 Oktober 2026 guna memperkuat kemitraan dan mendorong peningkatan kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan.

