Kemendag melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) dan Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (Ditjen PPI) memfasilitasi beberapa pelaku usaha Indonesia berpartisipasi dalam ASEAN Online Sale Day yang akan dilaksanakan tanggal 8-10 Agustus 2026, Jakarta, Jumat (31 Juli 2026).
Produk-produk yang ditampilkan dalam penyelenggaraan ASEAN Online Sale Day adalah Food & Beverages, Home & Living, Consumer Goods, E-Marketplace, Fashion, Craft, Tourism & Travel, Services, Electronics, dan Others (Cosmetics, Health & Wellness).
Tercatat sebagian besar perusahaan yang terpilih, sebanyak 40% telah memanfaatkan program UMKM BISA Ekspor, merupakan anggota Inaexport dan telah mendapatkan fasilitasi dari Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Primer (PEPP), Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur (PEPM), serta Direktorat Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif (PEJPK) Ditjen PEN Kemendag.
ASEAN Online Sale Day (AOSD) merupakan acara online pertama yang diadakan secara regional dan telah diadakan setiap tahun sejak 2020. Tahun ini, AOSD penyelenggaraan yang ke-7 dan bertujuan mendorong perdagangan lintas batas serta memperkuat hubungan ekonomi digital antarnegara anggota ASEAN. AOSD memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan menawarkan produk mereka secara terjangkau kepada konsumen di berbagai negara ASEAN.
Ditjen PEN dan Ditjen PPI berkomitmen untuk mempromosikan peserta AOSD dalam kegiatan promosi secara daring di laman daring AOSD 2026. AOSD telah berkembang menjadi ajang belanja daring terbesar di kawasan ini, dengan partisipasi dari berbagai platform e-commerce terkemuka serta menghadirkan pengalaman belanja yang positif bagi konsumen.
Diharapkan melalui kegiatan ASEAN Online Sale Day ini dapat meningkatkan perdagangan antarnegara ASEAN, mendukung pelaku UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi digital, meningkatkan daya saing produk ASEAN, dan mempererat kerja sama antarnegara ASEAN.

