Kementerian Perdagangan menggelar sosialisasi Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 pada Selasa, (30/6) di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan dibuka oleh Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Ari Satria. Dalam Sambutannya Direktur Ari mengatakan, TEI 2026 merupakan wadah strategis mempertemukan eksportir dan calon eksportir Indonesia dengan buyer dari berbagai negara. Seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan di Jawa Tengah diharapkan dapat memanfaatkan TEI ke-41 semaksimal mungkin untuk memperluas pasar ekspor. TEI ke-41 akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”. Tahun ini, TEI akan menampilkan lima zona produk, yaitu Food, Beverage and Agriculture Products, Manufactured Products, Industrial Estate, Fashion & Craft, serta Furniture & Home Decor. Selain pameran, berbagai kegiatan pendukung juga akan diselenggarakan, antara lain penjajakan kerja sama bisnis (business matching), konsultasi bisnis (business counseling), forum bisnis, dan penandatanganan kesepakatan dagang. Kemendag menargetkan TEI ke-41 diikuti lebih dari 1.500 peserta pameran, dikunjungi 8.000 pembeli dari berbagai negara, serta 30.000 pengunjung. Nilai transaksi juga ditargetkan mencapai USD 17,5 miliar atau meningkat sekitar 6 persen dibandingkan target penyelenggaraan sebelumnya sebesar USD 16,5 miliar. Sosialisasi diikuti perwakilan perusahaan dari berbagai sektor seperti industri manufaktur, makanan dan minuman (F&B), furnitur, tekstil, farmasi, produk kreatif, dan sektor berorientasi ekspor lainnya. Turut hadir pada sosialisasi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Jully Emmylia dan perwakilan PT Debindo Multi Adhiswasti selaku penyelenggara TEI ke-41.

