Search

Kemendag Dukung Sinergi Desain untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

  Dengarkan Berita Ini


Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN), khususnya lewat fasilitas Indonesia Design Development Center (IDDC), terus berkomitmen memperkuat daya saing produk lokal. Komitmen ini diwujudkan melalui optimalisasi desain sebagai penggerak inovasi, penambah nilai jual, serta pembuka akses pasar global. Bentuk dukungan tersebut direalisasikan melalui kolaborasi dalam kegiatan Workshop Sinergi Desain yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) melalui Direktorat Arsitektur dan Desain di Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (29 Okt). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi strategis yang mempertemukan para desainer dan pelaku ekonomi kreatif guna mengoptimalkan pemanfaatan ruang kreatif (creative hub) sekaligus memperluas jejaring industri. Diikuti oleh 50 pegiat ekonomi kreatif, workshop ini bertujuan mendorong pelaku usaha agar mampu mengembangkan produk beridentitas kuat, adaptif, dan memiliki keunggulan kompetitif yang membedakannya dari pesaing. Dalam kesempatan ini, Kemendag melalui IDDC menerjunkan desainer profesionalnya, Baginda Wisnu Wardhana, sebagai salah satu narasumber utama. Turut hadir membagikan kepakarannya, Desainer Produk dan Kemasan yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), Darfi Rizkavirwan selaku Desainer Komunikasi Visual dan Kemasan sekaligus Deputi Pendidikan Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia (AIDIA) Jakarta. Sinergi antara desainer dan pelaku usaha menjadi langkah krusial dalam merespons tren serta preferensi pasar secara tepat. Kolaborasi ini memberi ruang bagi UMKM dan pelaku kreatif untuk memanfaatkan inovasi desain dalam membangun reputasi merek (brand), memperkuat posisi produk, dan menjangkau pangsa pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor. Melalui penguatan ekosistem kreatif dan peran aktif IDDC Kemendag, diharapkan semakin banyak produk Indonesia yang memiliki nilai tambah di mata dunia. Ditjen PEN Kemendag menegaskan akan terus memfasilitasi pengembangan produk berorientasi ekspor melalui peningkatan kapasitas SDM, edukasi pasar, dan pendampingan desain agar produk lokal siap merambah pasar internasional.