Search

Indonesia Hadir di JISTE 2026, Perkuat Akses Pasar Produk Perikanan ke Jepang

  Dengarkan Berita Ini


Kementerian Perdagangan bersama Perwakilan Perdagangan RI di Jepang, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, serta mitra terkait menghadirkan Paviliun Indonesia pada Japan International Seafood & Technology Expo (JISTE) 2026 di Tokyo Big Sight, Jepang. Paviliun Indonesia dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir pada Rabu, (19 Agustus). JISTE 2026 berlangsung pada 19–21 Agustus 2026 dan mempertemukan pemasok produk hasil laut, produk perikanan olahan, serta teknologi pendukung dengan buyer dari sektor ritel, perdagangan, industri makanan, jasa boga, hotel dan restoran, hingga industri perikanan. Tahun ini, penyelenggara menargetkan sekitar 1.400 booth dan 30.000 pengunjung. Paviliun Indonesia merupakan hasil kolaborasi Perwadag Jepang, yaitu Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Osaka dan Atase Perdagangan Tokyo, Ditjen PEN Kemendag, KBRI Tokyo, serta didukung Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan ASEAN-Japan Centre. Paviliun Indonesia menampilkan 14 perusahaan Indonesia yang membawa berbagai produk perikanan dan olahannya di antaranya produk tuna, cakalang, kakap, udang, gurita, sotong, cumi-cumi, dll. Keikutsertaan Indonesia pada JISTE 2026 melanjutkan capaian positif tahun sebelumnya. Pada JISTE 2025, Paviliun Indonesia menghasilkan potensi transaksi sebesar USD128,51 juta atau sekitar Rp2,06 triliun dengan produk yang diminati didominasi produk udang, rumput laut, serta tuna dan produk olahannya. Melalui partisipasi pada JISTE 2026, Indonesia terus mendorong peningkatan daya saing produk perikanan nasional dan membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih luas, sehingga produk hasil laut Indonesia semakin kuat di pasar Jepang dan pasar global.