Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi bertemu dengan para agregator ekspor di kantor Kementerian Perdagangan, pada Selasa (23 juni). Pertemuan ini mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku agregator ekspor sebagai fasilitator bagi UMKM dalam menembus pasar ekspor. Dalam diskusi hal-hal yang mengemuka antara lain tentang tantangan dalam hal kapasitas dan kontinuitas suplai, pemenuhan standar, dinamika regulasi, pembiayaan ekspor, dan potensi penipuan. Bagi UMKM yang baru memulai ekspor, bekerja sama dengan agregator dapat menjadi langkah strategis untuk memperoleh pengalaman, membangun rekam jejak ekspor, serta memahami kebutuhan pasar internasional sebelum melakukan ekspor secara mandiri. Keberadaan agregator memberikan nilai tambah bagi buyer luar negeri. Buyer cukup berkomunikasi dengan satu pihak untuk memperoleh berbagai produk berkualitas dari Indonesia, sehingga proses pengadaan menjadi lebih efisien dan terpercaya. Dengan kolaborasi yang kuat antara UMKM dan agregator ekspor, semakin banyak produk Indonesia berpeluang menembus pasar dunia, meningkatkan daya saing nasional, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha di berbagai daerah.

