Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) dan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperluas akses pasar ekspor dan meningkatkan daya saing produk perkebunan Indonesia di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan lima komoditas perkebunan utama Indonesia, yaitu kelapa sawit, karet, kopi, teh, dan gambir. Pada 2025, nilai ekspor kelima komoditas tersebut mencapai USD 32,68 miliar, tumbuh 24,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Januari–Agustus 2026, nilai ekspornya tercatat sebesar USD 22,47 miliar, meningkat 0,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Implementasi kerja sama Ditjen PEN dan PTPN IV mencakup tiga agenda utama, yaitu perluasan akses pasar melalui promosi dagang dan business matching, peningkatan daya saing melalui penguatan merek dan hilirisasi produk, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Melalui kerja sama ini, Kemendag dan PTPN IV mendorong optimalisasi potensi ekspor produk perkebunan Indonesia agar dapat menghasilkan peluang bisnis konkret, memperkuat posisi produk nasional di pasar global, serta memberikan nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan perekonomian nasional.

